Kamis, 23 April 2009
Rabu, 22 April 2009
Bumi yang ngos-ngosan
Kita sorot Negeri tercinta kita,Indonesia saja ndak usah jauh-jauh, katanya ZAMRUD KATULISTIWA, tapi mana bukti fisiknya sekarang?? untuk pengetahuan saja, bahwa ada lembaga internasional yang melakukan riset alam, bahwa Ibukota Jakarta adalah kota terpolusi ke-3 di dunia!!!, lets image!!. sebuah rekor yang wuah..!!.
hal ini juga akibat dari kemajuan Zaman, such as :pabrik, kendaraan bermotor, AC(air conditioner), Gas Elpiji, Sampah non organik, etc. apakah yang salah sistemnya atau si pelakunya??, mohon pendapat temen2 yang ngakunya orang terpelajar dan berintelektual tinggi, secara....mahasiswa lho...
Dan tidak ketinggalan sistim pembangunan yang carut marut, lahan dan hutan di babat untuk perumahan, pabrik dan bangunan2 tinggi yang menjulang dengan alasan untuk menambah pemasukan daerah, alhasil cuma untuk mengenyangkan perut mereka!!merasa bangga jika daerah yang dia pimpin memiliki gedung pencakar langit,mewah dan serba wah...gemerlap lampu bagai las vegas, doktrinisasi dari westernisasi.pemfilteran budaya yang kurang rapat, merasa berada dalam zona nyaman serba instan.
Pemasaran alat transportasi yang menguras isi perut bumi(BBM) secara besar-besaran, seyogyanya kita bertindak dan jangan hanya berargument saja, tanam sejuta pohon, hemat listirk dan AC, pake kendaraan yang layak pakai, emisi gas buang rendah.
Aduh cukup itu wae dulu ya...
Jeremiah
hal ini juga akibat dari kemajuan Zaman, such as :pabrik, kendaraan bermotor, AC(air conditioner), Gas Elpiji, Sampah non organik, etc. apakah yang salah sistemnya atau si pelakunya??, mohon pendapat temen2 yang ngakunya orang terpelajar dan berintelektual tinggi, secara....mahasiswa lho...
Dan tidak ketinggalan sistim pembangunan yang carut marut, lahan dan hutan di babat untuk perumahan, pabrik dan bangunan2 tinggi yang menjulang dengan alasan untuk menambah pemasukan daerah, alhasil cuma untuk mengenyangkan perut mereka!!merasa bangga jika daerah yang dia pimpin memiliki gedung pencakar langit,mewah dan serba wah...gemerlap lampu bagai las vegas, doktrinisasi dari westernisasi.pemfilteran budaya yang kurang rapat, merasa berada dalam zona nyaman serba instan.
Pemasaran alat transportasi yang menguras isi perut bumi(BBM) secara besar-besaran, seyogyanya kita bertindak dan jangan hanya berargument saja, tanam sejuta pohon, hemat listirk dan AC, pake kendaraan yang layak pakai, emisi gas buang rendah.
Aduh cukup itu wae dulu ya...
Jeremiah
TANYAKU. . .
HIJAU BUMI KU,
kaTa yang tamPaknyA menYimpan baNyak makNA dan aRTi yaNg sangaT menDALam jiKA kita kaji leBih lanJuT. . .
haNya ada 1 perTANyaan yG mengGelaYUti ku,
maSihkaH panTaz kuPERtanYakan,
masIHkah hiJau buMiku ? ? ?
seDang,
seTiap haRi raTusan pOhon diTEbang oLeh paRa saUdaraKU. . .
dhEdHE'
kaTa yang tamPaknyA menYimpan baNyak makNA dan aRTi yaNg sangaT menDALam jiKA kita kaji leBih lanJuT. . .
haNya ada 1 perTANyaan yG mengGelaYUti ku,
maSihkaH panTaz kuPERtanYakan,
masIHkah hiJau buMiku ? ? ?
seDang,
seTiap haRi raTusan pOhon diTEbang oLeh paRa saUdaraKU. . .
dhEdHE'
Selasa, 21 April 2009
Save our Earth
Bumi kita mungkin tinggal sebentar menapaki jejak-jejak kegemerlapannya, tangan-tangan manusia sudah semakin keji merusak peradaban yang ada di dalamnya. Tak hanya itu saja kerakusan mereka sudah menelantarkan bahkan memusnahkan semua sistem kehidupan yang dahulunya telah tercipta seimbang oleh-Nya, taruh saja suhu bumi yang dahulunya terdeteksi secara rata-rata 36 derajat C sekarang naik 1 derajat alangkah panasnya. Balum lagi kerusakan alam, asap pabrik yang mengevolusi bumi hijau menjadi tandus seperti sekarang ini, rumah-rumah kaca yang sok kacais tak pelak pula menipiskan lapisan ozon yang katanya pelindung kita dari sinar matahari iberbahaya, kalau ozonpun tidak ada itu berarti matinya semua penduduk bumi ini, itu berarti pula kita yang mati atau lebih sengsaranya ya kalau kita langsung mati kalau masih kena radiasi dulu bagaimana??lalu.....apa yang akan kita lakukan sebelum atau at least when it will happend??yang pertama harus disadari dulu bahwa sebenarnya semua hal yang berada di dekat kita harus diselamatkan contohnya : singkirkan benda-benda yang berbau plastik karena senyawa benda tersebut menjadikan bumi kita penuh radiasi, lebih baik sampah-sampah plastik kita bakar agar efek radiasi serta polusinya hilang dan tidak merusak tanah humus sekitarnya, termasuk pemakaian barang-barang elektronik yang berlebihan barang-barang tersebut membuat suhu disekitarnya tambah panas ingatkan hukum termodinamika??lihat sekitar kita....selamatkan sesuatu yang berada di dekat kita yang itu artinya akan menyelamatkan at least bumi kita hidup agak lebih lama.......kampanyekan hari bebas asap yah mungkin dengan "satu hari bersepeda" atau "jalan kaki mania", atau mungkin bagi setiap RW ada tiga hari dalam satu minggu membersihkan area RW-nya masing-masing, tapi himbauan kita bagi pemerintah : Pak!!!Buk!!!anggota dewan yang terhormat!!!yang kita pilih kemarin!!!!segerakanlah rapat bagi semua anggota KADIN dan mereka-mereka yang punya saham di perusahaan dan punya andil terbesar dalam membuat bumi kita hilang dari peredaran, asap-asap pabrik bahkan limbah-limbahnya telah merusak ekosistem sekitar, sungai, tanah, sumber daya alam........alangkah tragis!!!bumi kita hidup segan tapi mati tak mau....masih dalam hitungan milyaran tahun lagi andai kita memeliharanya.....SAVE OUR EARTH.............Friends!!!
@Heny_
@Heny_
Hijaukan bumi kita
Wajah bumi kita 2009 sudah semakin rusak,dimana mana orang-orang maupun organisasi sibuk berkoar-koar tentang virus GO GREEN yaitu gerakan menghijaukan bumi,tetapi disisi lain orang-orang tersebut tidak konsisten dengan apa yang diperjuangkan tersebut.Disisi lain banyak pula pihak yang sama sekali tidak perduli tentang masalah bumi yang semakin meradang ini.Lalu apa usaha kita sebagai salah satu bagian dari penghuni planet bumi ini???
Apa kita bisa berdiam diri saja atas apa yang kita lihat di sekitar kita?
Pertanyaan itu hanya kitalah yang bisa menjawab,
Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan mulai dari hal-hal kecil disekitar kita,seperti membuang sampah pada tempatnya,tidak memakai parfum semprot,mengurangi pemakaian plastik dalam keseharian dan masih banyak lagi....
Kadang banyak hal yang kita anggap sepele tapi ternyata hal itu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bumi kita yang makin rapuh,salah satunya menghemat pemakaian listrik dengan cara menggunakan listrik dengan efisien.Kedengarannya hal itu menjadi sesuatu yang sepele karena terlalu sering pula kita abaikan.
Hal yang dekat dikalangan masyarakat yaitu seringkali kita terlalu lama mencharge hp padahal baterai yang kita isi sudah penuh dan kita lupa untuk mencabut dan hanya kita tinggalkan saja.Tanpa sadar kita sudah membuang-buang energi dengan cuma-cuma tanpa memikirkan efeknya kedepan bahwa hal itu akan mengurangi jumlah energi yang dimiliki bumi kita.
Mungkin kedengarannya seperti sesuatu hal yang munafik tetapi itulah kenyataan yang terjadi.Penghematan energi untuk menyelamatkan bumi kita bisa dilakukan dari hal-hal yang kecil....
Save our Earth,
Love u earth
GO GREEN.......
Tika Marcelina
Apa kita bisa berdiam diri saja atas apa yang kita lihat di sekitar kita?
Pertanyaan itu hanya kitalah yang bisa menjawab,
Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan mulai dari hal-hal kecil disekitar kita,seperti membuang sampah pada tempatnya,tidak memakai parfum semprot,mengurangi pemakaian plastik dalam keseharian dan masih banyak lagi....
Kadang banyak hal yang kita anggap sepele tapi ternyata hal itu sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bumi kita yang makin rapuh,salah satunya menghemat pemakaian listrik dengan cara menggunakan listrik dengan efisien.Kedengarannya hal itu menjadi sesuatu yang sepele karena terlalu sering pula kita abaikan.
Hal yang dekat dikalangan masyarakat yaitu seringkali kita terlalu lama mencharge hp padahal baterai yang kita isi sudah penuh dan kita lupa untuk mencabut dan hanya kita tinggalkan saja.Tanpa sadar kita sudah membuang-buang energi dengan cuma-cuma tanpa memikirkan efeknya kedepan bahwa hal itu akan mengurangi jumlah energi yang dimiliki bumi kita.
Mungkin kedengarannya seperti sesuatu hal yang munafik tetapi itulah kenyataan yang terjadi.Penghematan energi untuk menyelamatkan bumi kita bisa dilakukan dari hal-hal yang kecil....
Save our Earth,
Love u earth
GO GREEN.......
Tika Marcelina
antara Bumiku dan Pemiluku
Betapa kita menyadari bahwa ini adalah hari Bumi dimana hari yang seharusnya kita rayakan, hari dimana kita mengucap syukur terhadap tempat kita bernaung. ditengah gemparnya pemilu di negara ini, peringatan tentang hari bumi seakan tidak mempunyai kekuatan karena aksi yang dilakukan hanya oleh segelintir kelompok ataupun orang saja.
tetapi di tengah pesta demokrasi ini apakah kita tidak memperhatikan juga kelestarian bumi ini. kita sebenarnya diingatkan oleh keadaan bumi ini, banyak bencana yang intensitasnya semakin tinggi dan banyak pula keadaan yang seharusnya tidak terjadi sekarang ini menjadi semakin tidak terkontrol. untuk hama tanaman yang semakin menyerang, gagal panen, bahkan krisis air yang dulunya tempat tersebut adalah sumber mata air.
sungguh ironis, kita tidak menaruh perhatian penuh kepada bumi ini tetapi biarlah bumi ini yang mengiatkan kita betapa sakitnya dia saat ini, apakah kita nantinya peduli tentang pelestarian bumi ini melalui bencana ataukah kesadaran kita sendiri sebelum hal ini yang tidak terelakkan terjadi
tetapi di tengah pesta demokrasi ini apakah kita tidak memperhatikan juga kelestarian bumi ini. kita sebenarnya diingatkan oleh keadaan bumi ini, banyak bencana yang intensitasnya semakin tinggi dan banyak pula keadaan yang seharusnya tidak terjadi sekarang ini menjadi semakin tidak terkontrol. untuk hama tanaman yang semakin menyerang, gagal panen, bahkan krisis air yang dulunya tempat tersebut adalah sumber mata air.
sungguh ironis, kita tidak menaruh perhatian penuh kepada bumi ini tetapi biarlah bumi ini yang mengiatkan kita betapa sakitnya dia saat ini, apakah kita nantinya peduli tentang pelestarian bumi ini melalui bencana ataukah kesadaran kita sendiri sebelum hal ini yang tidak terelakkan terjadi
Pertanyaan atas Bumi Pertiwiku
Bumiku....
Kenapa kau tak seperti dulu. Haruskah kami meneteskan air mata ketika melihatmu seperti ini. Haruskah kami menjerit ketika melihat sebagian darimu hilang termakan zaman. Disini... ditanah ini, dibumi ini kami tinggal. Tak seperti dulu, tak senyaman dulu. Lihatlah anak-anakmu yang mencoba bertahan hidup untukmu... Tak bisakah kau hiraukan mereka. Atau malah kau acuhkan mereka. Katakanlah pada kami. Apa salah kami... Disini aku menangis menanti jawaban darimu. Wahai bumu pertiwiku.... yang kucinta... yang kusayang.
Fitriana Indah N.M
Kenapa kau tak seperti dulu. Haruskah kami meneteskan air mata ketika melihatmu seperti ini. Haruskah kami menjerit ketika melihat sebagian darimu hilang termakan zaman. Disini... ditanah ini, dibumi ini kami tinggal. Tak seperti dulu, tak senyaman dulu. Lihatlah anak-anakmu yang mencoba bertahan hidup untukmu... Tak bisakah kau hiraukan mereka. Atau malah kau acuhkan mereka. Katakanlah pada kami. Apa salah kami... Disini aku menangis menanti jawaban darimu. Wahai bumu pertiwiku.... yang kucinta... yang kusayang.
Fitriana Indah N.M
Langganan:
Postingan (Atom)

