Bumiku yang hijau, selalu tersenyum... penuh kebanggaan tak sedikitpun tergores dan ternoda oleh kerakusan...
mungkin itu puluhan tahun yang lalu...sekarang bumiku tersenyum kecut bahkan menangis karena hijaunya yang menghilang...asap,api,bahkan air meluap-luap tak kendali. bumiku tercemar tak hiaju lagi. bencana, hutan gundul, sampah semuanya memenuhi ruang di dunia. hampir tak ada lagi wahana hijau yan gseharusnya sebagai tempat ternyaman bagi manusia. gedung menjulang tinggi menghabiskan wahana di bumiku....
Selasa, 21 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar