Hari Bumi adalah hari dimana kita memperingati planet yang kita diami ini. sebuah hari dimana kita dapat bersyukur kepada sang khalik karena telah dianugrahi tempat yang sangat indah.
tetapi muncul sebuah pertanyaan bagaimanakah keadaan bumi kita ini, keprihatinan muncul karena bumi kita sedang mengalami kesakitan. sakit ini tidak serta merta hanya penyakit tetapi penggerogotan baik itu dari manusia yang mendiami bumi ini.
dari tahun ketahun keadaan bumi ini semakin memprihatinkan. banyaknya penggerogotan hutan dan emisi gas karbon membuat bumi yang kita diami ini semakin sakit. dan timbullah akibat dari sakit itu yang berdampak pula bagi kita sendiri. bencana muncul kian hari kian semakin sering dan intensitas yang sangat signifikan membuat bencana mendaji momok bagi umat manusia.
banyak kalangan yang tidak tinggal diam, Al Gore mantan presiden amerika serikat menjadi pioner dalam penelamatan bumi dengan memberikan penyadaran akan sakitnya bumi kta melalui film yang berjudul An Inconvenient Truth : Global Warming. penyadaran yang efektif melalui film ini membuat mata dunia akan kesadaran menjaga lingkungan sebagai timbal balik dari apa yang telah diberikan oleh lingkungan itu sendiri.
tetapi muncul sebuah hasil penelitian yang mencengangkan yakni Hutan tidak dapat lagi menahan emisi gas karbon bahkan menambah semakin parah kadaan bumi ini dengan mengeluarkan karbon yang lebih banyak dalam hal ini membuat bumi semakin panas, tetapi hal itu dapat diantisipasi dengan beberapa opsi antara lain :
1. Penyesuaian alat Pengukur Panas
janganlah kita berlomba dengan hutan yang menjadi tandem kita sebagai kawan untuk memperbaiki bumi ini dan bukan menjadi lawan yang semakin memanasi bumi ini akibat dari kesalahan yang kita lakukan, mari jadikan hari bumi ini menjadi hari dimana alat penyadaran akan keadaan bumi yang semakin mengawatirkan.
tetapi muncul sebuah pertanyaan bagaimanakah keadaan bumi kita ini, keprihatinan muncul karena bumi kita sedang mengalami kesakitan. sakit ini tidak serta merta hanya penyakit tetapi penggerogotan baik itu dari manusia yang mendiami bumi ini.
dari tahun ketahun keadaan bumi ini semakin memprihatinkan. banyaknya penggerogotan hutan dan emisi gas karbon membuat bumi yang kita diami ini semakin sakit. dan timbullah akibat dari sakit itu yang berdampak pula bagi kita sendiri. bencana muncul kian hari kian semakin sering dan intensitas yang sangat signifikan membuat bencana mendaji momok bagi umat manusia.
banyak kalangan yang tidak tinggal diam, Al Gore mantan presiden amerika serikat menjadi pioner dalam penelamatan bumi dengan memberikan penyadaran akan sakitnya bumi kta melalui film yang berjudul An Inconvenient Truth : Global Warming. penyadaran yang efektif melalui film ini membuat mata dunia akan kesadaran menjaga lingkungan sebagai timbal balik dari apa yang telah diberikan oleh lingkungan itu sendiri.
tetapi muncul sebuah hasil penelitian yang mencengangkan yakni Hutan tidak dapat lagi menahan emisi gas karbon bahkan menambah semakin parah kadaan bumi ini dengan mengeluarkan karbon yang lebih banyak dalam hal ini membuat bumi semakin panas, tetapi hal itu dapat diantisipasi dengan beberapa opsi antara lain :
1. Penyesuaian alat Pengukur Panas
- menurunkan 2 derajat celcius pada musim dingin dan menaikkan 2 derajart celcius pada musim panas untuk pendingin udara seperti AC.
- menghindari penggunaan kemasan seperti kantaong plastik dan kantong belanja yang tidak dapat diadaur ulang, dan botol air.
- mengurangi berkendara sebanyak 50 KM seminggu, dalam hal ini penghematan dan pengurangan emisi gas buang dan bahan bakar fosil.
- mencuci pakaian sepekan dalam air bersuhu 40 derajat celcius untuk mengantikan panas.
- mengganti bolam lampu dengan yang lebih hemat energi.
janganlah kita berlomba dengan hutan yang menjadi tandem kita sebagai kawan untuk memperbaiki bumi ini dan bukan menjadi lawan yang semakin memanasi bumi ini akibat dari kesalahan yang kita lakukan, mari jadikan hari bumi ini menjadi hari dimana alat penyadaran akan keadaan bumi yang semakin mengawatirkan.


biarlah bumi ini kita jaga dan kita lestarikan, aksimu yang kecil dapat membuat perubahan yang besar jadi janganlah berhenti sampai di sini....
BalasHapuseh menjaga alam emang ga gampang tapi bisa og, kita ga usah muluk-muluk dech dalam mengurangi dampak global warning, kita bisa lakukan hal-hal kecil di lingkungan kita sendiri misalnya tanam-tanam pohon disekitar rumah, dan jika hal itu sering kita lakuin mungkin itu akan jadi kebiasaan untuk membangun mental untuk suka tanam pohon.masak setelah merasakan dampaknya yang begitu besar baru kita berduyung-duyung untuk mengatasi global warning, kan itu butuh proses yang panjan......
BalasHapustapi jangan psimis dulu, kita ga telat og, mulai sekarang yuk kita budayakan hidup untuk cinta lingkungan,...
prapti