hari bumi merupakan sebuah renungan bagi kita semua. bumi tempat tinggal kita berada, bumi tempat kita berteduh. "tapi mengapa harus ada tangan-tangan panjang dan otak-otak hitam di balik kidung manusia sebagi makluk yang perasa.
tanggan-tangan rakyat kecil masih mengadah, isak tangis hati masih terlatun pada desir-desir angin yang berhembus. 1 kata mereka diam untuk bumi yang terlantun" manusia, lihat aku untukmu, rawat aku, untuk anak-anak cucumu. jika kau meracuniku, berarti kau juga meracuni anak-anakmu kelak.
R. DENDY SUHENDRA
Selasa, 21 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar